Faktor Penyebab Konflik Sosial

Faktor Penyebab Konflik Sosial - Sebagai makhluk sosial yang hidup saling bergantung satu sama lain dan tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain tentunya kita pernah mengalami masalah dalam kehidupan sosial. Salah satu masalah sebagai makhluk sosial yaitu konflik sosial.

 

Tahukah anda apa yang dimaksud dengan konflik sosial ?. Konflik sosial merupakan proses sosial yang biasanya sering terjadi pada individu atau kelompok. Biasanya konflik sosial terjadi karena perbedaan pendapat atau perebutan sesuatu yang jumlahnya terbatas. Biasanya konflik sosial yang yang ditimbulkan dalam bentuk amarah atau rasa benci dapat menimbulkan dorongan untuk melukai satu sama lain.



Salah satu konflik sosial yang sering terjadi yaitu konflik antara supporter dalam pertandingan sepak bola. Tentunya setiap konflik yang terjadi pasti ada penyebabnya bukan?. Tahukah anda apa yang menjadi penyebab dari timbulnya konflik sosial?. Berikut faktor penyebab terjadinya konflik sosial.


Faktor Penyebab Konflik Sosial



Beberapa Faktor Penyebab Terjadinya Konflik

1. Adanya Perbedaan Pendapat

Sepetri yang sudah saya katakan di atas perbedaan pendapat memang merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab terjadinya konflik sosial. Perbedaan pendapat sendiri bisa berupa perbedaan pandangan, pendirian, perasaan. Sehingga akibat dari perbedaan tersebut dapat melahirkan bentrokan antara individu atau kelompok.



2. Adanya Perbedaan Budaya

Perbedaan kebudayaan dapat mempengaruhi perbedaan kepribadian individu dengan individu lain sehingga perbedaan tersebut dapat menyebabkan pertentangan antara mereka.



3. Adanya perbedaan kepentingan

Perbedaan kepentingan juga menjadi salah satu penyebab terjadinya konflik sosial. Perbedaan kepentingan tersebt dapat berupa perbedaan kepentingan dalam bidang politik, ekonomi dan lain sebagainya.



4. Adanya perubahan sosial

Perubahan sosial menyebabkan terjadinya perubahan nilai-nilai sosial yang tedapat di masyarakat. Biasanya perubahan sosial ini berlangsung sangat cepat.



Konflik sosial merupakan proses ketegangan sosial yang sangat tajam, tetapi juga memiliki fungsi positif bagi masyarakat karena termasuk sebagai bagian dari proses sosial. Dengan adanya konflik kita dapat membentuk dan menunjukan sikap demokratis. Contohnya saja saat berada dalam kegiatan diskusi biasanya perbedaan pendapat sering terjadi. Untuk mendapat hasil yang terbaik dari pendapat yang berbeda tersebut dilaksanakan musyawarah mufakat atau pengambilan pendapat secara mayoritas atau yang sering disebt dengan voting. Nah, musyawarah mufakat tersebutlah merupakan contoh sikap dari kegiatan demokrasi

ARTIKEL TERBARU:

ARTIKEL LAINYA:

    Direkomendasikan