5 Dampak Polusi Suara Terhadap Kesehatan Manusia

Suara diatas nilai ambang batas 80 dB dapat menimbulkan dampak tidak baik pada kesehatan manusia, karena suara dengan nilai diatas ambang batas 80 dB termasuk kedalam pencemaran suara. Jika manusia berada daerah tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada gendang telinga dan bagian lain dari gendang telinga.

Selain mengganggu pendegaran pecemaran suara juga dapat menyebabkan hipertensi, karena suara yang bising dapat menimbulkan atau memicu emosi yang tidak stabil, dapat menimbulkan stres. Berdasarkan dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 oleh Robert Koch Institute di Jerman, berdasarkan  penelitiannya terhadap 1.700 penduduk kota Berlin, ia menyatakan bahwa orang hidup dengan kebisingan lalu lintas lebih cendrung memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan dengan orang yang hidup dilingkungan tenang.


Dampak Polusi Suara Terhadap Kesehatan Manusia



Jika dijelaskan secara lebih rinci, dampak dari polusi suara terhadap kesehatan manusia sebagai berikut :

1. Gangguan Fisiologi

Bising dengan itensitas yang tinggi dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala. Karena suara bising dapat merangsang situasi reseptor vestibular pada telinga dalam yang dapat menimbulkan efek pusing/vertigo. Selain itu suara bising dapat menimbulkan perasaan mual, susah tidur dan sesak napas yang disebabkan oleh rangsangan bising terhadap keseimbangan organ, sistem saraf, tekanan darah, kelenjar endokrin, keseimbangan elektrolit dan sistem pencernaan.



2. Gangguan Psikologi

Dampak polusi suara yang termasuk kedalam gangguang psikologi yaitu timbulnya rasa tidak nyaman, susah tidur, kurang konsentrasi dan cepat marah. Jika kebisingan ini terjadi dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan penyakit psikosomatik beupa penyakit jantung, gastritis, kelelahan, stres, dan lain-lain



3. Gangguan Komunikasi

Suara yang bising dapat mengganggu komunikasi misalnya mengganggu pekerjaan yang dapat mengakibatkan kesalahan dalam melakukan pekerjaan karena salah mendengar informasi yang diberikan. Dapat juga salah mendengar isyarat yang diberikan dan akan berakibat membahayakan keselamatan sesorang.



4. Gangguan Keseimbangan

Bising yang sangat tinggi dapat menyebabkan rasa melayang, sehingga menimbulkan gangguan fisiologis berupa kepala pusing atau mual-mual.



5. Efek Pada Pendengaran

Akibat dari bising yang paling utama akan mengganggu atau merusak indera pendengar. Macam-macam gangguan pendengaran (ketulian) antara lain sebagai berikut :


  1. Tuli Sementara : suara yang bising dengan itensitas tinggi dapat menyebabkan tuli sementara, jika orang tesebut berada di tempat bising itu dalam waktu yang tidak terlalu lama.

  2. Tuli Menetap : jika seseorang berada di tempat yang bising dengan itensitas suara yang tinggi dan terlalu lama dapat mengakibatkan terjadinya tuli menetap pada pendengaran orang tersebut.

  3. Trauma Akustik : bising dengan itensitas yang tinggi atau suara ledakan yang keras yang merusak sebagian atau seluruh alat pendengar yaitu kerusakan pada tulang pendengaran atau saraf sensoris pendengaran

  4. Prebycusis : penurunan daya dengar yang diakibatkan karena bertanbahan usia.

  5. Titinus : gejala awal terjadinya gangguan pendengaran. Gejala yang ditimbulkan yaitu telinga terasa berdenging. Biasanya suara berdenging ini akan dirasakan jika dalam keadaan hening

ARTIKEL TERBARU:

ARTIKEL LAINYA:

    Direkomendasikan